Saturday, October 31, 2009

Kalam Hikmah1

Hari kelmarin telah tiada. Hari ini sedang berlangsung. Sementara hari esok belum lahir. Harimu adalah hari ini maka isilah ia dengan ketaatan nescaya engkau akan mendapat keberuntungan...


Allah itu maha indah..Terserlah keindahanNya dalam setiap ciptaanNya..Hadirkan Allah sentiasa dalam hatimu. Setiap detik, saat dan waktumu..pasti Allah tidak melupaimu..


-Lirik dalam laskar pelangi-

" mimpi adalah kunci..
untuk kita menaklukkan dunia
berlarilah ..tanpa lelah.. sampai engkau meraihnya

menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia..selamanya..."

Dengan imaginasi yang kuat mampu mencairkan ais di tangan. Dengan mimpi yang bersemangat, mampu membuat kita berlari kuat untuk menjadikan ianya satu realiti.

Teruslah berlari untuk mencapai angan impian hidupmu. Kemudian, jangan lupa serahkan dan lapangkan urusanmu pada Allah. Dialah penentu segalanya.

Kerana apabila mimpi mu menjadi realiti..janganlah lupa gembira itu juga ujian. Apakah dirimu ingat tuhan hanya tatkala di waktu susah atau setiap saat dirimu mengingatiNya..

Kerana apabila mimpi mu tidak pula menjadi realiti..janganlah berputus asa..janganlah lupa Allah menguji imanmu ketika itu. Teruslah berlapang dada. Moga Allah meredhai kita dalam setiap urusan kita. Dia akan memberi yang terbaik buat hamba yang sanggup memberi yang terbaik juga padaNya. Bersangka baiklah dengan Allah. Allah akan menyayangimu…

Cheer your day with a bright and strong heart for Allah..Ceriakan hidupmu walau jutaan masalah melanda. Hidup adalah seperti roda. Allah menguji iman kita dengan bermacam-macam dugaan yang kadangkala membuat emosi menjadi tak keruan. Apapun yang pasti, saat diuji itulah, iman teruji... Bersyukurlah dirimu diuji, kerana itu tandanya Allah sayangkan kita dan ingin mendidik diri kita. Janganlah melatah apabila diuji. Renungilah hikmah yang disembunyikan Allah. Tanyalah imanmu, pasti ia bisa memjawab hikmah di sebalik itu.

Apakah kita telah menjadi hamba setaqwa-taqwa hambaNya?

No comments:

Post a Comment